SMK Mandiri

Tes Urin di Terminal Lubuk Pakam, 5 Orang Positif Narkoba

Tes Urin di Terminal Lubuk Pakam, 5 Orang Positif Narkoba

L. PAKAM, metropolisnews.co – Tes urine yang dilakukan tim terpadu Pemkab Deli Serdang di Terminal Lubuk Pakam ternyata tidak sia-sia. Lima orang sopir dan penumpang dinyatakan positif menggunakan narkoba usai menjalani tes urin dan asissment.

Informasi diperoleh Kamis (22/06/2017), sebuah taksi Blue Bird BK 1626 UD yang membawa dua pria masuk ke terminal. Selain memeriksa sopir, dua penumpang salah satunya Feri (18) warga Kecamatan Pantai cermin, Kabupaten Serdang Bedagai yang terlihat menggigil dalam taksi diperiksa urinenya. Feri, kernet alat berat eskavator yang bekerja di Aceh itu terlihat pucat saat petugas menyuruhnya mengambil urine. Saat diperiksa, ternyata urinenya positif pengguna narkoba.

Selanjutnya Feri diamankan dan isi tasnya juga digeledah namun tidak ada barang bukti narkoba. “Aku menggunakan narkoba sekira seminggu lalu di Aceh. Aku dari Aceh naik bus ke Medan dan dari Medan naik taksi mau pulang ke Pantai Cermin,” kata pria bertubuh kurus itu.

Selain Feri, petugas juga mengamankan Imran (38) warga Gang Dame, Medan. Sopir Putra Simas ini mengaku sebulan lalu menghisap ganja. Lalu Frangki Hutasoit (34) warga Jalan Perhubungan Marindal II Kecamatan Patumbak. Sopir KUPJ Tour mengaku jika sehari sebelumnya menghisap sebatang ganja. Kemudian T Rahmad (31) warga Singkil Aceh, sopir Simpati Star mengaku tidak pernah lagi mengkonsumsi nakoba. “10 tahun lalunya aku mengkonsumsi narkoba. Kok bisa pula positip urine ku,” kesalnya.

Selanjutnya sopir Shandra Prima bermarga Simanjuntak juga diamankan. Menurut warga Serbelawan ini jika dirinya tidak pernah menggunakan narkoba meskipun tangannya dipenuhi tato. Karena tidak mengaku salah
seorang personil BNNK Deli Serdang nyaris kesal mendengarnya dan menyebutkan jika alat yang digunakan tidak dapat dibohongi,” kalau
tidak menggunakan narkoba mengapa positif,” sebut salah seorang personil BNNK Deli Serdang.

Kepala BNNK Deliserdang AKBP Joko Susilo menerangkan pelaksanaan razia dan test urine dalam rangka Operasi Ramadniya Toba 2017. “Disiapkan 125 unit alat test urine, jika ada positif tidak dibenarkan elanjutkan perjalanan,” sebutnya.(bs/mtp)

Komentar Anda

Related posts